Mereka bilang rumah adalah tempat terbaik untuk berkeluh kesah,
tempat ternyaman untuk pulang,
dan tempat untuk kita mendapatkan kebahagiaan.
Tapi entah kenapa,
rumah bagiku tidak terasa seperti rumah.
Sebab ketika di rumah aku tak pernah merasakan apa itu nyaman dan apa itu kebahagiaan.
Justru yang aku dapatkan hanya kalimat-kalimat menyakitkan.
Maaf jika aku sering mencari tempat untuk singgah.
Sebab pada tempat yang sering aku sebut rumah,
sudah tak lagi ramah untuk menghilangkan lelah.
Maaf jika aku lebih sering di luar.
Sebab rumah bukan lagi tempat ternyaman untuk pulang.
Dan ternyata tempat yang sering aku sebut sebagai rumah
sudah tak lagi ramah untuk ku jadikan tempat singgah.
Komentar
Posting Komentar