sepasang waktu


Napas sesak penuh tanya
Mata nanar penuh ingatan
Sorot hampa penuh keraguan
Hadir gamang penuh kebimbangan
Masihkan bisa bersama?

Ada malam-malam penuh harap
Namun tak kunjung jua kita bertatap
Ada malam-malam penuh doa dan sajak
Namun tak kunjung juga hati kita beranjak

Apakah “rasa” bersalah?
Bilamana ia tak memiliki arah?
Apakah “resah” serakah?
Bilamana takdir tak kunjung mengarah?

Semakin terkenang, semakin tak usai merindukan

Komentar